Mungkin tanggal 28 Oktober hari yang tidak asing bagi kita,
yang dimana di hari itu seluruh rakyat Indonesia merayakan hari Sumpah pemuda. Hari
penting yang merupakan tonggak semangat nasionlis merakyat Indonesia pada umumnya
dan para pemuda khususnya. Tapi, ternyata pada tanggal 27 Oktober 2012 yang
bertepatan dengan Hari Raya Idhul Adha ini sebuah Perusahaan milik Negara
merayakan hari ulang tahunnya yang ke-67, sekaligus memperingati hari listrik nasional.
Perusahaan yang dimaksud adalah Perusahaan Listrik Negara (PLN).
PLN
Rayon Pangkalan Bun yang memiliki karyawan sebanyak 50 orang Ini telah melayani
Kabupaten kotawaringin Barat dengan sangat baik sehingga elektrifikasinya mencapai
80%. Hanya sebagian kecil desa di daerah kumai dan daerah terpencil saja yang
belum teraliri listrik, itupun memang karena kendala topologi daerahnya yang
kurang mendukung, jelas Matenu, Manager PLN rayon Pangkalan Bun. Bapak tiga anak
ini juga menjelaskan bahwa tidak mudah untuk merawat tiang listik yang
merupakan perantara pengalirl istik, karenal istik bisa terhenti akibat dari tumbangnya
pohon karena angin kencang. Maka dari itu PLN selalu berusaha merawat pohon
yang berada di sekitar tiang listrik.
Hal yang lumrah bagi sebuah perangkat listrik, bila meinginkankan
perangkat listrik itu awet maka perlu dirawat. Maka dari itulah petugas PLN
melakukan pemiliharaan terhadap perangkat listrik dengan tujuan untuk mengamankan
lingkungan serta memperpanjang umur perawatan, Jelas Matenu. Manager PLN
rayon Pangkalan Bun yang ternyata baru
menduduki jabatannya pada bulan Mei sebagai Manager di PLN Pangkalan Bun
setelah menggantikan manager sebelumnya ini juga menjelaskan untuk mendukung pasokan
listrik di daerah Pangkalan Bun, PLN didukung oleh berbagai pembangkit listrik
yang tersebar di berbagai daerah diantaranya PLTU di Kuala Pembuang dan PLTD
yang tersebar hampir di seluruh kecamatan di Kotawaringin Barat.
| Matenu, Manager PLN rayon Pangkalan Bun |
| Add caption |
Jayalah selalu Perusahaan Listrik Negara…



0 komentar:
Posting Komentar